Pengertian serta Tujuan AFTA dan NAFTA (Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN)

Berikut ini merupakan pembahasan tentang salah satu bentuk badan organisasi kerjasama ekonomi internasional yaitu NAFTA dan AFTA yang meliputi pengertian efta, pengertian afta, pengertian nafta, kawasan perdagangan bebas ASEAN atau pasar bebas asean, tujuan afta, tujuan nafta, pengertian perdagangan bebas.

Sejarah NAFTA dan AFTA

Persetujuan perdagangan bebas yang paling lama adalah European Free Trade Area (EFTA). EFTA adalah suatu bentuk integrasi ekonomi untuk menciptakan suatu daerah bebas perdagangan antarnegara, yaitu Amerika Serikat, Denmark, Swedia, Swiss, Portugal, dan Norwegia.

Jenis badan kerja sama perdagangan internasional semacam itu juga berdiri untuk wilayah Amerika Utara, yaitu NAFTA (North American Free Trade Area) pada tanggal 12 Agustus 1991 yang mulai efektif pada 1 Januari 1994.
Pembentukan NAFTA ini merupakan langkah menuju pembentukan suatu kawasan pasar bebas di Amerika Utara.
Konsep perdagangan bebas ini meliputi penghapusan semua tarif dan rintangan-rintangan pada perdagangan, investasi, dan sektor jasa di tiga negara anggotanya selama jangka waktu 15 tahun.

Organisasi perdagangan ini beranggotakan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Terdapat 8 bidang yang merupakan inti kegiatan dalam kerja sama NAFTA, yaitu bidang tarif, produk pertanian, otomotif, komputer dan elektronik, energi dan perekonomian, jasa-jasa keuangan, tekstil, dan transportasi.
Gambar: Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN

Pengertian NAFTA dan AFTA

NAFTA (North American Free Trade Area) adalah sebuah blok kerjasam ekonomi regional atau sering disebut sebagai kawasan perdagangan bebas Amerika Utara.
Sementara itu, untuk wilayah ASEAN berdiri blok perdagangan bebas ASEAN, yaitu AFTA (ASEAN Free Trade Area) yang mulai berlaku tahun 2003.
NAFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah sebuah blok kerjasama ekonomi regional atau sering disebut sebagai kawasan perdagangan bebas (Pasar bebas) ASEAN.

Tujuan AFTA

Tujuan AFTA yaitu menciptakan wilayah perdagangan bebas di seluruh kawasan ASEAN. Konsep perdagangan bebas ini mengenai penghapusan atau penurunan tarif perdagangan barang sesama negara anggota ASEAN sehingga menurunkan biaya ekonomi.

Pembentukan AFTA berawal dari pertemuan anggota ASEAN pada KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada Januari 1992.

Dalam pertemuan itu disepakati kerangka peningkatan kerja sama ekonomi ASEAN. Kesepakatan ini adalah wadah kerja sama ekonomi ASEAN di masa datang, termasuk kesepakatan pembentukan AFTA.

Dengan terbentuknya AFTA diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala dalam hubungan perdagangan antarnegara anggota ASEAN dan sebagai kekuatan negosiasi dengan pihak asing.

0 Response to "Pengertian serta Tujuan AFTA dan NAFTA (Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN)"

Post a Comment