Pengaruh serta Arti Penting KAA dan Peran Serta Indonesia dalam KAA (Konferensi Asia Afrika)

Berikut ini merupakan pembahasan tentang Peran Serta Indonesia dalam KAA, Pengaruh dan Arti Penting KAA, peranan kaa bagi indonesia, peranan indonesia dalam konferensi asia afrika, peran indonesia dalam konferensi asia afrika, peranan indonesia dalam kaa dan arti penting kaa.

Peran Serta Indonesia dalam KAA

Setelah Perang Dunia II selesai, muncul dua kekuatan yang saling bertentangan, yaitu Blok Barat dan Blok Timur (komunis). Sikap bangsa Indonesia terhadap adanya dua kekuatan tersebut tidak mau memilih salah satu pihak.

Sebagai negara penganut politik luar negeri bebas aktif, bangsa Indonesia mengambil jalan sendiri untuk tetap memelihara perdamaian dan meredakan ketegangan dunia akibat Perang Dingin.

Salah satu upaya bangsa Indonesia untuk memelihara perdamaian dunia adalah dengan menggalang persatuan dengan negara-negara di kawasan Asia dan Afrika. 

Bersama dengan empat negara lain, yaitu India, Pakistan, Sri Lanka, dan Burma (Myanmar), bangsa Indonesia yang diwakili oleh Ali Sastroamijoyo II menjadi sponsor pelaksanaan Konferensi Asia Afrika.

Pengaruh dan Arti Penting KAA

KAA yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 18 - 24 April 1955, mempunyai pengaruh yang besar bagi bangsa Indonesia khususnya dan bagi dunia pada umumnya.

a. Pengaruh KAA bagi Bangsa Indonesia

Berikut ini keuntungan yang diperoleh Indonesia dengan diadakannya Konferensi Asia Afrika.

1) Ditandatanganinya persetujuan dwi kewarganegaraan antara Indonesia dan RRC (seseorang yang memegang dwi kewarganegaraan harus memilih salah satu dan yang tidak bisa memilih dapat mengikuti kewarganegaraan ayahnya). Dalam penandatangan ini RRC diwakili oleh Chou Enlai.

2) Adanya dukungan yang diperoleh, yaitu berupa putusan KAA mengenai perjuangan merebut Irian Barat dalam forum PBB.
Gambar: KAA

b. Pengaruh KAA bagi Negara-Negara Asia Afrika

KAA berpengaruh besar terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa Asia Afrika yang belum merdeka. Bangsa-bangsa Asia Afrika yang merdeka sesudah diadakannya KAA, antara lain: Maroko, Tunisia, dan Sudan (1956); Ghana (1957); Guyana (1958); Mauritania, Mali, Niger, Togo, Dahomei, Chad, Senegal, Pantai Gading, dan beberapa negara Afrika lainnya (1960).

c. Pengaruh KAA bagi Dunia

1) Berkurangnya ketegangan dunia.

2) Amerika Serikat dan Australia mulai berusaha menghapuskan ras diskriminasi di negaranya.

3) Munculnya organisasi Gerakan Nonblok (GNB) yang bertujuan meredakan perselisihan paham dari Blok Barat dan Blok Timur.

4) Belanda mulai kebingungan menghadapi blok Afro-Asia di PBB.

Berikut ini makna penting KAA

1) KAA merupakan cetusan semangat solidaritas dan kebangkitan negaranegara Asia Afrika dalam menggalang persatuan.

2) KAA merupakan pendorong bagi perjuangan kemerdekaan bangsa Asia Afrika khususnya dan dunia pada umumnya.

3) KAA ini memunculkan Gerakan Nonblok yang bersikap netral terhadap Blok Barat maupun Blok Timur.

4) KAA membuka harapan baru bagi bangsa-bangsa yang belum merdeka dan yang sudah merdeka. Mereka merasa bahwa di belakangnya ada kekuatan yang akan membela dan membantu di saat mereka mendapatkan ancaman dari pihak lain.

0 Response to "Pengaruh serta Arti Penting KAA dan Peran Serta Indonesia dalam KAA (Konferensi Asia Afrika)"

Post a Comment