Faktor-Faktor Penyebab Runtuhnya Pemerintahan Orde Baru Dan Detik-Detik Lengsernya Soeharto serta Latar Belakang Lahirnya Reformasi

Berikut ini merupakan pembahasan tentang kondisi politik, ekonomi, sosial dan budaya menjelang detik detik lengsernya soeharto, faktor penyebab runtuhnya orde baru, sebab-sebab runtuhnya pemerintahan orde baru, kronologi jatuhnya pemerintahan orde baru, berakhirnya pemerintahan orde baru dan Latar Belakang Lahirnya Reformasi, latar belakang munculnya reformasi, latar belakang terjadinya reformasi.


Kondisi Kehidupan Bangsa Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto

Orde Baru yang muncul sebagai penyelamat negara setelah adanya krisis multidimensional pada masa Orde Lama, ternyata berakhir pula dengan adanya krisis multidimensional.

Krisis multidimensional adalah krisis yang terjadi dalam sebuah negara yang meliputi berbagai bidang, yaitu ekonomi dan moneter, politik, dan sosial.
Adapun krisis multidimensional yang terjadi di Indonesia tidak di bidang ekonomi saja, melainkan juga krisis politik, kepemimpinan, peran militer, dan peran masyarakat.
Krisis moneter yang melanda Indonesia bermula dari krisis moneter yang melanda Thailand pada awal Juli 1997 yang akhirnya mengakibatkan kemerosotan nilai tukar terhadap mata uang asing yang diikuti dengan melesunya perekonomian Indonesia, peningkatan jumlah pengangguran, dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok.
Perekonomian Indonesia kacau, harga-harga barang melambung tinggi, meningkatnya pemutusan hubungan kerja, dan lapangan kerja sempit.
Untuk menanggulangi krisis moneter dan mengurangi beban anggaran negara, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini secara otomatis mengakibatkan kenaikan harga-harga barang kebutuhan pokok.
Gambar: Munculnya Gerakan Reformasi

Dengan dipelopori para mahasiswa, masyarakat melakukan protes dan demonstrasi untuk menuntut perubahan secara fundamental dalam pemerintahan.

Sementara itu, dalam bidang politik juga mengalami gejolak. Menjelang pemilu tahun 1997 mulai muncul aksi-aksi unjuk rasa dari mahasiswa.

Mereka berusaha menyalurkan aspirasinya agar tidak lagi memilih Soeharto sebagai presiden mendatang. Namun, para elite politik yang duduk di MPR tidak memerhatikan aspirasi rakyat dan mahasiswa.

Penyebab Runtuhnya Pemerintahan Orde Baru

Mereka tetap mencalonkan Soeharto sebagai presiden untuk yang ketujuh kalinya. Pada tanggal 16 Januari 1998, aksi keprihatinan yang melibatkan lebih dari 500 mahasiswa digelar di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan krisis moneter dan penurunan harga-harga.
Garis besar dari tema yang dituntut mahasiswa dalam aksi-aksinya di kampus-kampus di berbagai kota adalah turunkan harga-harga khususnya harga sembilan bahan pokok (sembako), hapuskan monopoli dan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), serta suksesi kepemimpinan nasional.
Aksi-aksi mahasiswa semakin meningkat intensitasnya ketika Soeharto terpilih kembali sebagai presiden untuk kali ketujuh (masa bakti 1998 - 2003).

Latar Belakang Lahirnya Gerakan Reformasi Reformasi

Pada tanggal 11 Maret 1998 mahasiswa menuntut agar Presiden Soeharto mundur dari jabatannya dan kalimat “turunkan harga” juga diartikan “turunkan Harto dan keluarga”.

Amarah para mahasiswa terhadap Presiden Soeharto semakin memuncak ketika dalam susunan personil Kabinet Pembangunan VII yang diumumkan Presiden Soeharto terdapat nama Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) dan Mohammad “Bob” Hasan, yaitu putri sulung dan kroni Presiden Soeharto. Sejak saat itulah, di Indonesia muncul gerakan reformasi.

0 Response to "Faktor-Faktor Penyebab Runtuhnya Pemerintahan Orde Baru Dan Detik-Detik Lengsernya Soeharto serta Latar Belakang Lahirnya Reformasi"

Post a Comment