Sistematika Pidato (Bagian-bagian Pidato) dan Cara Membuat Naskah (Teks) Pidato serta Contoh Teks (Naskah) Pidato Singkat

Pembahasan kali ini adalah tentang cara membuat naskah pidato, sistematika pidato, contoh teks pidato singkat, dan contoh naskah pidato singkat.

Pada pembelajaran yang lalu, kalian telah belajar mendengarkan pidato dan menyimpulkannya. Kalian juga telah bisa menanggapi pidato yang disampaikan. Nah, sekarang, apakah kalian telah bisa berpidato?

Sebagai latihan awal, kalian dapat berpidato dengan cara membaca teks. Sebelum tampil ke depan dan menyampaikan pidato, sebaiknya kalian menuliskan teks pidato yang akan kamu sampaikan terlebih dahulu.

Sistematika dan Bagian-bagian Pidato

Untuk menyusun teks pidato kalian harus mengetahui bagian-bagian teks pidato. Secara umum, Bagian-bagian pidato di antaranya sebagai berikut.

1. salam pembuka

2. kata-kata pembuka (paragraf pembuka) berisi ucapan terima kasih, syukur, dan sebagainya)

3. isi pidato yang biasanya memiliki susunan

     a. latar belakang,

     b. permasalahan,

     c. penyelesaian,

     d. ajakan untuk menyelesaikan masalah tersebut

4. kesimpulan

5. ucapan terima kasih dan permintaan maaf bila ada kesalahan

6. salam penutup

Contoh Naskah Pidato Singkat

Supaya lebih jelas, perhatikanlah contoh pidato singkat berikut ini!
Sistematika Pidato (Bagian-bagian Pidato) dan Cara Membuat Naskah (Teks) Pidato serta Contoh Teks (Naskah) Pidato Singkat
Pidatao
Asssalamualaikum Wr. Wb.

Hadirin yang saya hormati,


Puji syukur marilah kita panjatkan kepada Illahi Rabbi, shalawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita, Muhammad SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan kita semua.

Syukur Alhamdulillah atas berkat rahmat Allah yang Mahakuasa kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat. Sementara itu banyak di antara saudarasaudara kita, sahabat-sahabat kita, pada saat ini sedang terbaring sakit.

Hadirin, seperti kita ketahui, musim hujan telah tiba. Nah, pada saat musim hujan seperti sekarang ini, banyak bibit penyakit yang muncul. Salah satunya yang saat ini kembali merebak adalah penyakit demam berdarah. Penyakit apakah demam berdarah ini, apa penyebabnya, serta bagaimanakah pengobatan serta pencegahannya? Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahasnya.

Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan pendarahan. Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti. 

Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka angka kematian pada penyakit ini cukup tinggi. Oleh karena itu setiap Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit.

Hadirin, yang saya hormati, usaha pengobatan penyakit ini belum banyak ditemukan. Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan dan mencegah mengatasi keadaan syok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus.

Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin, atau pemberian antipiretika Menginat masih sedikitnya upaya pengobatan terhadap penyakit ini, maka usaha-usaha pencegahan lebih diutamakan. 

Pencegahan yang dapat dilakukan di antaranya, pertama, menghindari gigitan nyamuk di sepanjang siang hari karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Gunakanlah pakaian yang lebih tertutup, dan gunakan cairan/krim anti nyamuk yang banyak dijual di toko-toko, pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian.

Kedua, awasi lingkungan di dalam rumah dan di halaman rumah. Bersihkan bak mandi dan tempat-tempat penyimpanan air secara teratur. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. 

Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk dengan obat nyamuk.

Ketiga, bila ada salah seorang penghuni yang positif atau diduga menderita DBD, segera semprotlah seluruh bagian rumah dan halaman dengan obat semprot nyamuk di pagi, siang dan sore hari, sekalipun penderita tersebut sudah dirawat di rumah sakit. Hubungi Puskesmas setempat untuk meminta fogging di rumahrumah di lingkungan setempat.

Hadirin yang saya hormati, pencegahan lebih baik daripada pemngoibatan, selain resikonya lebih sedikit, pencegahan juga lebih murah daripada pengobatan. Akan tetapi kesadaran kitalah yang harus dibangun supaya kita bisa melakukan pencegahan tersebut.

Hadirin yang saya hormati, mengingat bahaya yang ditimbulkan penyakit ini sangat tinggi, marilah kita bersama-sama mencegah mewabahnya penyakit ini di daerah kita. Marilah kita jaga lingkungan kita bersama-sama dengan melakukan upaya-upaya yang saya jelaskan tadi.

Demikian pemaparan dari saya, semoga ada manfaatnya. Terima kasih atas waktu yang diberikan kepada saya. Tak lupa saya memohon maaf barangkali ada kesalahan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

0 Response to "Sistematika Pidato (Bagian-bagian Pidato) dan Cara Membuat Naskah (Teks) Pidato serta Contoh Teks (Naskah) Pidato Singkat"

Post a Comment