Negara Berkembang Mesir: Letak Geografis, Letak Astronomis, ,Keadaan Alam Dan Batas Wilayah Serta Jumlah Penduduk Negara Mesir

Pada pembahasan kali ini akan membahas letak geografis mesir, keadaan alam mesir, negara berkembang mesir, jumlah penduduk mesir, batas wilayah mesir, letas astronomis mesir, peta wilayah mesir.

Mesir merupakan salah satu negara tua di dunia yang juga masih tergolong negara berkembang. Peradabannya telah ditemukan sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Negeri ini terkenal antara lain karena Sungai Nil-nya dan karena peninggalan-peninggalan bersejarahnya berupa piramida, sphinx, dan obelisk.

Profil Singkat

Nama Negara                : Republik Arab Mesir
Luas Wilayah               : 1.001.449 km2
Bentuk Pemerintahan   : Republik
Kepala Negara             : Presiden
Kepala Pemerintahan   : Perdana Menteri
Ibu kota                        : Kairo
Merdeka                       : 28 Februari 1922
Lagu Kebangsaan         : Na Ni An Be Au Tu Da To Samil Ma Kam
Bahasa                          : Arab (bahasa resmi), Inggris, Prancis
Agama Mayoritas         : Islam
Jumlah Penduduk         : 72.100.000 jiwa (tahun 2003)
Mata Uang                    : Pound Mesir

a. Keadaan Alam

Secara Astronomi, Mesir terletak di antara 22°LU - 32°LU dan 24°BT - 38°BT. Secara geografis Mesir terletak di kawasan Afrika Utara, di sudut Timur Laut Benua Afrika.

Berikut ini batas-batas wilayah negara Mesir.

1) Sebelah Utara : Laut Tengah

2) Sebelah Barat : negara Libia

3) Sebelah Selatan : negara Sudan

4) Sebelah Timur : Laut Merah dan Israel

Negara Berkembang Mesir: Letak Geografis, Letak Astronomis, ,Keadaan Alam Dan Batas Wilayah Serta Jumlah Penduduk Negara Mesir
Batas Negara Mesir

Secara astronomis, Mesir hanya memiliki sedikit wilayah beriklim tropis di bagian Selatan, sisanya adalah daerah beriklim subtropis. Secara fisis, iklim utama Mesir adalah iklim mediteran yang terletak di tepi Laut Tengah.

Hujan turun pada musim dingin antara bulan November sampai April dan musim kemarau terjadi pada bulan Mei -Oktober. Bagian tengah, Selatan, dan Barat beriklim gurun dengan amplitudo suhu harian yang tinggi.

Keadaan alam Mesir secara garis besar dibedakan menjadi empat bagian.

1) Semenanjung Sinai, terletak di sebelah Timur Terusan Suez. Di sini terdapat pegunungan tandus dengan puncaknya di Jabel Katherine.

Terusan Suez membentang dari kota Suez ke Port Said, yang memperpendek jarak dari Eropa ke Asia karena terusan ini menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah. Terusan ini juga menjadi sumber devisa negara Mesir.

2) Gurun Barat (Gurun Libya), luasnya meliputi 68% wilayah Mesir yang terletak di Mesir bagian Barat yang berbatasan langsung dengan Libya. Di sini terdapat Depresi Kontinental Qattara yang memiliki ketinggian 137 m di bawah permukaan air laut.

3) Lembah dan Delta Sungai Nil, terletak di bagian tengah Mesir. Daerah ini merupakan satu-satuya daerah yang subur akibat lumpur yang dibawa oleh Sungai Nil. Oleh karena itu Herodotus menyebut Mesir sebagai Hadiah Sungai Nil.

4) Gurun Timur (Gurun Arab), terletak di Mesir bagian Timur. Di sini terdapat pegunungan yang tandus terdiri atas batu pasir dan batu kapur, dengan puncaknya di Jabel Hamada.

b. Penduduk

Jumlah penduduk Mesir tahun 2003 sekitar 72.100.000 jiwa, dengan tingkat pertumbuhan 2,1% per tahun. Usia harapan hidup sekitar 68 tahun, dengan rata-rata pendapatan perkapita penduduk sebesar US$ 3.560. Penduduk yang tinggal di pedesaan sekitar 57%. Lebih dari 90% penduduk Mesir memeluk agama Islam, hanya sekitar 8% yang beragama Kristen.

Bahasa resmi adalah bahasa Arab, tetapi mereka juga berbahasa Inggris. Masyarakat Mesir dikenal mempunyai kebudayaan yang tinggi sejak zaman purba. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya peninggalan-peninggalan bersejarah berupa piramida dan Sphinx di Giza.

Piramida yang terbesar dibangun bagi Cheops atau Khufu pada tahun 27 sebelum Masehi. Piramida tersebut dijaga  oleh Sphinx, yaitu bangunan patung berbadan singa berkepala manusia. Piramida adalah kuburan raja-raja Mesir kuno

c. Perekonomian

Mesir tergolong masih agraris. Hasil-hasil pertanian utama adalah gandum, beras, gula tebu, minyak zaitun, dan kapas. Pertanian dibudidayakan di sekitar Lembah Sungai Nil. Untuk meningkatkan produksi pertanian di daerah aliran Sungai Nil dibangun tiga waduk utama, yaitu Aswan, Assyut, dan Kairo.

Kegiatan industri juga berkembang baik, utamanya adalah industri tekstil dengan bahan katun dan wol. Industri kimianya antara lain pupuk dan semen. Kota-kota industri utama adalah Kairo, Iskandariah, dan sekitar Terusan Suez.

Kota Iskandariah terkenal dengan pabrik rokok Camelnya. Pariwisata juga menjadi salah satu andalan Mesir, karena negeri ini kaya dengan peninggalan-peninggalan kuno, seperti piramida, Sphinx, obelisk, dan huruf hyroglyph.

Di sektor perdagangan, Mesir mengekspor kapas, padi, benang tenun, tekstil, dan rokok. Barang barang yang diimpor antara lain mesin-mesin, batu bara, kayu lapis, dan bahan-bahan minuman. Pelabuhan terbesar adalah Iskandariah.

Pertambangan juga merupakan pilar ekonomi Mesir. Minyak bumi dihasilkan di daerah Qattarana dan El Alamien. Fosfat di daerah pantai Laut Merah, Mangan di pantai Barat Sinai, dan bijih besi dihasilkan di sebelah Timur Bendungan Aswan.

Perekonomian Mesir berkembang pesat sejak dinasionalisasikannya Terusan Suez. Keberadaan Terusan Suez benar-benar menggelembungkan pendapatan nasional Mesir.

0 Response to "Negara Berkembang Mesir: Letak Geografis, Letak Astronomis, ,Keadaan Alam Dan Batas Wilayah Serta Jumlah Penduduk Negara Mesir"

Post a Comment